Minggu, 18 Maret 2012

SINOPSIS Sad Love Song (SAD LOVE STORY) 19

SINOPSIS Sad Love Song (SAD LOVE STORY) 19

 

Read more... e. 18 

 

EPISODE 19


Dikerubungi wartawan dan ditanya seputar hubungannya dengan Hae-in, Gun-woo naik pitam dan memukul seorang diantaranya serta membanting kamera pers. Di apartemen, Hae-in didepan Audrey akhirnya mengaku kalau dirinya telah mengetahui identitas Joon-young.

Namun saat hendak melangkah pergi, langkahnya tertahan oleh ucapan sang bibi yang menyebut operasi matanya dibiayai Gun-woo. Saat minum di bar bersama Joon-kyu, Gun-woo yang biasanya kuat meneteskan air mata saat menceritakan kalau Hae-in ingin meninggalkannya. Kontan, pemuda itu merasa sangat bersalah.

Mendengar Joon-young ada di vila untuk mengantarkan Gun-woo yang mabuk, Hae-in menyusul dan bertemu pemuda itu di dermaga. Meski telah diyakinkan, gadis itu (meski merasa berhutang budi) ngotot untuk memberitahu Gun-woo tentang semuanya.

Melihat kondisi pria itu yang mengenaskan, Hae-in sempat ragu-ragu terutama bila mengingat kebaikan hati Gun-woo terutama ketika tunangannya itu meminta penjelasan kenapa gadis itu ingin meninggalkannya. Akhirnya, Hae-in harus mengambil keputusan yang membuat hatinya pedih : tetap berada disamping Gun-woo.

Saat digelar konferensi pers, Joon-young hanya bisa menyaksikan dari kejauhan melihat gadis yang dicintainya seumur hidup bersanding disamping sahabat baiknya. Hati Gun-woo sendiri begitu berbunga-bunga, ia berjanji bakal membahagiakan kekasihnya itu tanpa bantuan sang ayah.

Saat bertemu Hae-in, Joon-young memintanya untuk melupakan pria itu supaya bisa hidup bahagia. Ucapan tersebut kontan membuat Hae-in sedih dan langsung berlari meninggalkan Joon-young, ia tidak sadar kalau dibelakangnya pemuda itu meneteskan air mata.

Langsung didatangi oleh Hwa-jung, Hae-in melakukan tindakan yang sama sekali tidak diduga : ia menampar gadis itu dan menyebut tidak akan pernah memaafkannya karena telah memisahkan Hae-in dengan Joon-young. Belakangan, ia memutuskan untuk mengikuti kompetisi bakat yang hadiahnya menjanjikan kontrak rekaman.

Kejadian itu semakin membuat Hwa-jung mendendam, pasalnya gadis itu juga mengikuti kompetisi yang sama namun dengan kehadiran Hae-in, peluangnya untuk menang tipis. Saat bertemu muka, ia mengatai Hae-in sebagai orang yang tidak tahu diri. Bertekad membuktikan diri, Hwa-jung unjuk kebolehan menari didepan para juri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...